Masa Berlaku Sertifikat Halal Adalah: Cara Membuat Sertifikat Dan Persyaratannya

Masa Berlaku Sertifikat Halal Adalah: Cara Membuat Sertifikat Dan Persyaratannya

25 March 2022, Pukul 09:16
Admin
0 Komentar

Sertifikat halal sangat diperlukan untuk semua produk makanan yang dijual. Oleh karena itu, sebagai produsen harus mengetahui masa berlaku sertifikat halal adalah berapa tahun. Dengan demikian, bisa terus melakukan perpanjangan tepat waktu.

Masa Berlaku Sertifikat Halal Adalah

Badan yang mengeluarkan sertifikat halal tidak lagi dari MUI (Majelis Ulama Indonesia) melainkan oleh BPJPH (Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal). BPJH berada di bawah kementrian agama.

    A. Definisi Sertifikat Halal

    Sebelum mengetahui berapa masa berlaku sertifikat halal adalah harus memahami pengertiannya. Sertifikat halal merupakan pengakuan kehalalan produk berdasarkan fatwa halal dari MUI.

    B. Cara Membuat Sertifikat Halal

    Langkah pertama untuk mendapatkannya yaitu dengan mengajukan surat permohonan. Caranya yaitu dengan mempersiapkan berbagai dokumen penting seperti data pelaku usaha.

    Data tersebut meliputi NIB (Nomor Induk Berusaha) yang apabila tidak memiliki bisa menggunakan NPWP atau surat izin lainnya. Selanjutnya perusahaan yang akan mengajukan dan mempunyai masa berlaku sertifikat halal adalah wajib ada penyelia.

    Berdasarkan pasal 28 UU Nomor 33 Tahun 2014 menyatakan penyelia halal memiliki tugas untuk mengawasi dan mengkoordinasikan PPH di perusahaan. Selian itu, menentukan perbaikan, pencegahan dan melakukan pendampingan saat pemeriksaan.

    Syarat menjadi penyelia halal dalam pengajuan masa berlaku sertifikat halal adalah harus beragama Islam. Selain itu, mempunyai wawasan yang luas dan memahami tentang syariat kehalalan.

    Selanjutnya perusahaan mengajukan nama dan jenis produk yang sama. Lalu, menggunakan daftar produk berupa bahan baku, bahan penolong dan bahan tambahan.

    Perusahaan melampirkan proses pengolahan produk untuk mendapatkan masa berlaku sertifikat halal adalah meliputi pembelian dan penyimpanan bahan. Selain itu, ada penerimaan, pengolahan, pengemasan dan juga penyimpanan produk.

    Setelah mengumpulkan data pelaku usaha selanjutnya mengurus dokumen sistem jaminan halal. Suatu sistem manajemen yang mana perusahaan menggunakannya untuk menjaga agar proses produksi selalu halal.

    Perusahaan membawa dokumen ke layanan sertifikasi halal. BPJPH akan memeriksa dokumen kemudian LPH akan menguji produknya. Setelah itu penetapan masa berlaku sertifikat halal adalah berdasarkan pemeriksaan dan menerbitkannya.

    C. Lama Proses Membuat Sertifikat Halal

    Lama waktu mengurus izin mendapatkan sertifikat halal adalah sekitar 3 bulan atau 92 hari. Hal ini dikarenakan proses pemeriksaan memakan waktu sekitar 10 hari kerja. Selanjutnya untuk penetapan LPH membutuhkan waktu sekitar 5 hari kerja.

    Sedangkan, pengujian untuk mendapatkan masa berlaku sertifikat halal adalah selama 40 hingga 60 hari kerja. Penetapan kehalalan produk dari MUI memerlukan waktu 30 hari kerja dan menerbitkan sertifikat selama kurang lebih 7 hari.

    D. Biaya Untuk Membuat Sertifikat Halal

    Rincian biaya untuk pendaftaran adalah Rp 100.00 hingga Rp 500.000 tergantung pada jenis usahanya. Pengujian dan pemeriksaan membutuhkan Rp 3.500.000 sampai Rp 4.000.000.

    Biaya penerbitan masa berlaku sertifikat halal adalah Rp 150.000 sampai Rp 1.500.000 untuk usaha kecil dan menengah. Sedangkan, untuk usaha menengah dan besar antara Rp 1.500.000 hingga Rp 5.000.000.

    E. Masa Berlaku Sertifikat Halal Adalah

    Menurut pasal 42 UU Nomor 33 Tahun 2014 menyatakan bahwa sertifikat tersebut berlaku 4 tahun sejak BPJPH menerbitkannya. Adapun pelaku usaha bisa memperpanjangnya paling lambat 3 bulan sebelum berakhirnya masa berlaku.

    Pelaku usaha kini bisa mencantumkan label halal di produknya setelah diterbitkan masa berlaku sertifikat halal adalah. Selain itu, harus menjaga kualitas produk sehingga kehalalannya terjamin.

Masa berlaku sertifikat halal adalah 4 tahun terhitung dari awal menerbitkannya. Masa ini cukup panjang. Sebelum masa berlaku sertifikat habis maka pelaku usaha berkewajiban untuk memperpanjang sertifikat halal.

    Share Artikel Ini :

Tinggalkan Komentar